Sushi Dan Sashimi Termasuk Makanan Yang Perlu Dihindari Saat Hamil

Pantangan Makanan Ibu HamilSumber: sassyshimi.tumblr.com

Sebagai ibu hamil, pasti sudah sewajarnya bila Ibu menjaga nutrisi dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Beragam opini pun tumbuh di kalangan masyarakat mengenai makanan yang dihindari saat hamil . Termasuk di antaranya sushi dan sashimi. Nah, apakah benar kedua makanan populer asal Jepang itu merupakan jenis makanan yang dihindari saat hamil?

Sushi merupakan makanan khas Jepang yang sangat terkenal hingga dinobatkan sebagai salah satu makanan terenak di dunia. Selain bentuknya yang mungil, sushi terlihat menarik karena adanya perpaduan warna dari beragam jenis makanan. Seperti yang Ibu ketahui, sushi terdiri dari campuran nasi yang terbuat dari beras Jepang, lalu dicampur dengan cuka dan garam, lalu dikombinasikan dengan daging hewan laut, sayur, bahkan buah-buahan. Bahan dasar yang biasanya digunakan pada sushi beragam. Ada yang menggunakan ikan atau binatang bercangkang seperti kepiting, udang, kerang, dsb. Tidak semua sushi menggunakan bahan mentah. Ada juga lho sushi yang menggunakan ikan setengah matang atau bahkan matang sempurna.

Berbeda dengan sashimi yang bila merujuk pada arti namanya adalah potongan daging. Biasanya, sashimi yang disajikan berupa potongan ikan mentah yang dihiasi dengan daikon dan perilla, tanpa menggunakan nasi. Meskipun banyak restoran menyajikan sashimi dengan bahan mentah, di negeri asalnya Jepang, Sashimi tidak selamanya berasal dari bahan daging hewan laut mentah.

Karena sushi dan sashimi pada umumnya disajikan dengan bahan mentah atau setengah matang, maka ini menjadi salah satu pertimbangan untuk Ibu dalam mengkonsumsi makanan tersebut. Namun sebenarnya, yang terpenting adalah cara pengolahan sushi dan sashimi itu sendiri.

Tentunya, mengkonsumsi makanan mentah bukanlah menjadi pilihan terbaik bila Ibu tengah menjalani proses kehamilan. Mengapa? Karena makanan mentah dapat meningkatkan resiko terjangkit beragam penyakit, baik melalui virus, bakteri, parasit, maupun zat-zat racun yang terkandung di dalamnya.

Parasit lebih sering ditemukan pada ikan mentah dibandingkan virus dan bakteri. Salah satunya yang paling berbahaya adalah parasit Anisakis sp.  Infeksi parasit Anisakis sp. memiliki gejala yang lebih berat dibandingkan dengan infeksi parasit lain. Gejala ringannya berupa gejala gastrointestinal seperti mual, muntah, diare, dan hilang nafsu makan. Salah satu gejala beratnya adalah nyeri perut hebat yang sulit dibedakan dengan nyeri perut ketika Ibu akan melahirkan. Parasit ini pun dapat mengaktifkan reaksi alergi di dalam tubuh, sehingga bisa terjadi biduran ringan hingga syok anafilatik yang mengancam nyawa.

Untuk ibu hamil, semua parasit tersebut lebih berdampak pada ibu dibandingkan janin. Cara membunuh parasit tersebut adalah dengan cara membekukan ikan dengan suhu dibawah -35 derajat celcius selama beberapa jam.

Selain parasit yang ditemukan pada hewan laut, terpadat juga zat-zat kimia racun yang dapat membahayakan kesehatan ibu maupun janin. Salah satunya adalah merkuri yang merupakan salah satu elemen logam berbahaya bagi tubuh. Pada zaman sekarang ini, banyak kasus mengenai pencemaran lingkungan yang mengakibatkan zat-zat kimia terbawa ke laut. Ikan-ikan yang terkena pencemaran tersebut jika tidak diolah dengan baik, lalu dimakan oleh manusia tentunya bisa sangat membahayakan kesehatan, terutama bagi ibu hamil dan janinnya. Keracunan merkuri pada ibu hamil bisa mengakibatkan kelainan organ hati dan ginjal hingga yang paling berat adalah terkena Minamata (sindrom kelainan fungsi saraf). Sedangkan pada janin, keracunan merkuri dapat mengakibatkan kelainan kongenital berupa kelainan sistem saraf akibat gagalnya pembentukan mielin pada sel saraf.

Menurut para ahli, sushi dan sashimi bukan merupakan jenis makanan yang harus dihindari saat hamil karena tidak menimbukan masalah kesehatan. Pernyataan ini dikuatkan oleh para peneliti sebagaimana telah dicontohkan oleh para wanita hamil di Jepang yang sudah mengkonsumsi sushi dan sashimi sejak ribuan tahun yang lalu. Dari semua wanita Jepang tersebut, hanya sedikit kasus yang ditemukan dengan masalah kesehatan.

Para peneliti tersebut memperbolehkan mengkonsumsi sushi dan sashimi asalkan dari hewan laut yang tidak tercemar zat-zat berbahaya seperti merkuri. Dengan kata lain, kualitas bahan yang digunakan merupakan kualitas terbaik, serta diolah dengan teknik yang sempurna.

Berikut kutipan penelitian tersebut,

…it is no longer necessary for pregnant women to avoid foods like sushi and sashimi. Regardless of whether seafood is raw or cooked, pregnant women should choose low mercury seafood (eg, salmon and shrimp) over higher mercury varieties (eg, fresh tuna). Pregnant women should ensure that their food is obtained from reputable establishments; stored, handled, and cooked properly; and consumed within a couple of days of purchasing. (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/m/pubmed/20393091/)

Sebagai seorang Ibu yang tengah mengandung buah hatinya, Ibu tentu ingin masa kehamilan berjalan dengan lancar tanpa ada resiko apapun, sehingga bayi yang nantinya dilahirkan pun bisa sehat dan sempurna. Oleh karena itu, alangkah baiknya bila selama hamil Ibu berhenti mengkonsumsi sushi maupun sashimi, meskipun penelitian mengatakan bahwa sushi dan sashimi aman dikonsumsi selama masa kehamilan. Letakkan mereka pada daftar makanan yang dihindari saat hamil sebagai salah satu tindakan pencegahan karena dapat membahayakan janin dalam kandungan Ibu.

Jika sangat ingin sekali memakan makanan tersebut atau biasanya lebih kita kenal dengan istilah ngidam, Ibu cukup mengkonsumsinya dalam porsi kecil dan jangan terlalu sering. Jangan lupa untuk terlebih dahulu melihat reputasi penjual sushi dan sashimi tersebut, agar Ibu bisa mengetahui apakah bahan yang digunakan aman dan diolah dengan teknik yang baik atau tidak. Tetapi lebih baik lagi, bila Ibu memilih sushi dan sashimi dengan olahan hewan yang dimasak sempurna. Tentunya ini semakin memperkecil resiko yang bisa membahayakan Ibu dan si Janin.

Be the first to comment on "Sushi Dan Sashimi Termasuk Makanan Yang Perlu Dihindari Saat Hamil"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*