Ramadhan, Ayo Mendidik Anak Mengaji

Cara mendidik anak untuk semakin mengenal Islam adalah dengan belajar mengaji. Apalagi di bulan Ramadhan ini, suasana dan maknanya akan lebih berasa untuk mengaji. Kegiatan mengaji ini juga sebaiknya dilakukan oleh semua orang di dalam rumah tangga agar si kecil bisa tertarik untuk mengaji untuk sendirinya dan mereka memiliki teladan yaitu orang tuanya. Tidak bisa dipungkiri kalau orang tua adalah pusat pendidikan anak semasa kecilnya. Jadi bila orang tua senang mengaji, begitu pula dengan si kecil.

Bagi si kecil, kegiatan mengaji tidaklah segampang mempelajari mata sekolah lainya. Karena pada saat mengaji, si kecil akan belajar huruf hijaiyah yang pengucapannya membutuhkan olah vokal yang berbeda. Semakin dini si kecil belajar maka semakin mudah bagi dia untuk menyerap. Hal yang bisa dilakukan oleh bunda adalah mengaji atau membaca ayat Al-Quran sejak si kecil masih dalam kandungan. Begitu dia tumbuh besar, biasakanlah dia mendengarkan ayat-ayat lewat bunda ataupun musik secara rutin. Hasilnya adalah anak bunda suka mengaji.

Manfaat dari mengaji tidak hanya sekedar mengenal huruf hijaiyah. Mereka juga akan mendapat ilmu lainnya seperti pengenalan bahasa Arab, sejarah Islam dan mendapatkan nilai-nilai keislaman dalam keseharian mereka. Jika mereka kesulitan mengaji, bunda bisa mencoba tips-tips berikut ini agar si kecil senang mengaji.

Carilah Waktu Mengaji

Bunda mengatur jadwal si kecil dengan baik. Janganlah mengajaknya mengaji bila si kecil sedang waktunya bermain atau istirahat. Jangan juga memaksa si kecil untuk membaca Al-Quran karena memaksakan keinginan akan menjadi bumerang bagi bunda dan anak. Sebelum belajar ngaji, bunda akan memberitahukan kepada si kecil kapan waktu dia mengaji, bermain, istirahat, makan dan sebagainya. Bunda juga bisa mengajak diskusi bagaimana mengatur yang tepat pada si kecil.

Menjelaskan Pentingnya Mengaji

Si kecil perlu memahami alasan mengaji dan mengapa dia perlu meluangkan sedikit waktunya untuk mengaji dan ibadah-ibadah lainnya. Komunikasikan dan tuker pendapat pada si kecil agar dia memperoleh gambaran apa yang bunda maksudkan. Selain itu bunda juga mendengarkan pendapatnya agar si kecil merasa dihargai. Jika komunikasinya lancar, maka si kecil akan dengan senang hati mengikuti idenya bunda.

Teladan Orang Tua

Anak kecil memiliki kebiasaan untuk meniru orang tuanya; baik dia mengerti ataupun tidak. Setiap tindakan yang ayah dan bunda lakukan akan diobservasi dan terekam dalam memori anak dibanding perkataan bunda atau perbuatan orang lain. Jadi bila bunda ingin si kecil senang mengaji , maka ayah dan bunda juga perlu juga senang mengaji terlbih dahulu. Biasanya si kecil akan langsung meniru kalau dia melihat ayah bundanya lakukan. Tidak ada pola asuh yang lebih baik dibanding teladan orang tua.

Al-Quran Pilihan

Bunda perlu menciptakan suasana yang dekat dengan Al-Quran. Misalkan memperdengarkan murattal, mendekatkan anak dengan orang-orang yang suka membaca Al-Quran. Bunda juga bisa memberi tahu kepada si kecil kelebihan orang yang suka mengaji.

Disiplin dan Konsisten

Bunda perlu disiplin dan konsisten dalam membiasakan anak mengaji. Bila anak sedang tidak mood, bunda bisa memberikan berbagai ransangan agar si kecil mau belajar seperti ganti suasana dari rumah ke mesjid dan lain-lain.

Sabar

Tidak semua anak bisa cepat mengaji. Ajarkan si kecil setahap demi setahap dan sabar. Bunda juga bisa mempraktekkan cara mengaji secara kreatif agar si kecil tidak bosan.

Hadiah

Bunda perlu memberikan pujian dan apresiasi ketika si kecil melakukan hal yang baik. Dalam hal ini adalah mengaji. Anak yang mendapatkan pujian dan apresiasi cenderung untuk melakukannya lagi di lain waktu.

Sekian tips d1ari kami untuk mengajarkan si kecil mengaji. Jangan lupa ayah dan bunda juga mempraktekkannya ya karena teladan adalah cara mendidik anak yang terbaik.

Be the first to comment on "Ramadhan, Ayo Mendidik Anak Mengaji"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*