Penyebab dan Cara Mengatasi Bayi Menangis

mengatasi bayi menangisSource: uwsparentingsupport.files.

Menangis merupakan cara bayi berkomunikasi kepada orang-orang di sekitarnya. Dia menyampaikan apa yang dirasakan dan dipikirkan melalui tangisan. Ibu, Ayah dan orang lain di sekitarnya harus mampu menerjemahkan maknanya dan segera mengatasi bayi menangis.

Jika diperhatikan bayi memiliki cara menangis yang berbeda tergantung kondisi yang dirasakannya, apakah karena lapar, lelah, tidak nyaman, sakit, atau takut. Bayi juga dapat merasakan berbagai macam emosi seperti orang dewasa. Hanya saja bayi belum dapat menerangkan dan menjelaskannya melalui kata-kata. Melalui tangisan dia mengharapkan bahwa orang-orang di sekitarnya bisa membantunya.

Agar dapat mengatasi bayi menangis, maka Ibu harus dapat menemukan penyebabnya terlebih dulu. Berikut ini beberapa penyebab bayi menangis :

  1. Popok yang basah dan kotor karena pipis atau buang air besar menyebabkan rasa tidak nyaman Bayi akan terus menangis sampai popoknya dibersihkan dan diganti.
  2. Merasa bosan. Bayi juga membutuhkan banyak stimulasi dan perhatian. Stimulasi merupakan salah satu kebutuhan utama bayi dalam tahapan tumbuh kembangnya. Namun stimulasi berlebihan dari lingkungan juga membuat bayi  menagis, lakukan kegiatan bermain dengan sewajarnya saja ya, Bu.
  3. Minta ditemani dan membutuhkan Ibu berada di dekatnya. Jika ia merasa kesepian atau mainan kesayangan jauh dari genggaman, maka ia akan menangis keras untuk meminta bantuan.
  4. Kelelahan setelah bermain, melakukan perjalanan, atau melewati jam tidur, juga menyebabkan bayi menangis. Aturlah pola tidur bayi agar ia tidak rewel karena terlalu lelah dalam kondisi terjaga.
  5. Temperatur ruangan yang terlalu panas atau dingin juga membuat bayi sulit istirahat dan akhirnya ia menangis.
  6. Pakaian yang ketat menyebabkan rasa tidak nyaman dan sakit di area pinggang. Bahan pakaian yang kasar, tidak menyerap keringat, dan terlalu tebal di saat suhu udara panas juga penyebab bayi menangis.
  7. Pencahayaan dalam ruangan yang berlebihan juga membuat bayi merasatidak nyaman. Ketika bayi terbangun dari tidur ia membutuhkan sedikit cahaya, tapi tentu saja ia juga akan menangis pada saat terpapar cahaya yang terlalu terang.
  8. Gigitan nyamuk atau serangga lain bisa merupakan sebab bayi menangis tiba-tiba. Gunakan kelambu dan bersihkan tempat tidur untuk menghindari gangguan serangga saat bayi tidur.
  9. Kondisi tubuh yang sedang sakit adalah penyebab bayi sering menangis. Batuk, pilek, susah mengeluarkan dahak, demam, sakit telinga, sakit perut, kolik, ruam popok, dan sakit gusi karena mau tumbuh gigi adalah jenis penyakit yang sering dialami dan membuat bayi sering rewel dan menagis.
  10. Lapar dan haus merupakan penyebab bayi menangis yang paling sering terjadi. Jika ia menangis, segera berikan ASI untuk menenangkannya.

Untuk menenangkan dan mengatasi bayi menangis, Ibu dapat melakukan hal-hal berikut ini :

  1. Segera hampiri bayi dan tepuklah pelan-pelan punggung atau usap tangannya. Tidak perlu bersegera menggondang, ya. Sikap hangat yang diberikan Ibu akan memberikan rasa nyaman pada bayi.
  2. Lepaskan pakaiannya bila bayi menangis karena gerah, pakaian yang basah, dan udara panas penyebab ia merasa tidak nyaman. Hal ini juga untuk mengecek apakah bayi menangis karena digigit serangga.
  3. Beri ASI bila bayi menangis karena haus atau lapar. Dekapan Ibu saat menyusui membuatnya merasa aman dan nyaman.
  4. Apabila masih terus menangis, gendonglah bayi sambil menepuk-nepuk punggungnya pelan.
  5. Ibu hendaknya terus mengajak bicara karena bayi menyukai suara Ibu, membuat bayi merasa nyaman dan merasa dilindungi.

Dengan kesabaran dan ketenangan hati, Ibu lama kelamaan akan bisa memahami makna tangisan bayi. Ikatan batin antara Ibu dan bayi akan membuat komunikasi ini terjalin dengan baik dan akan saling memahami. Jadi, ketika bayi menangis Ibu jangan langsung panik. Dengarkan dan ajak bayi berbicara adalah solusi yang tepat dalam mengatasi bayi menangis.

Be the first to comment on "Penyebab dan Cara Mengatasi Bayi Menangis"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*