Mengenali Ciri Perkembangan Janin Pada Usia 9 Minggu Kehamilan

Tumbuh Kembang JaninSumber: babycenter.com

Ketika seorang ibu hamil telah memasuki usia 9 minggu kehamilannya, maka bisa dikatakan bahwa embrio telah berubah menjadi janin. Pada masa kehamilan ini, perkembangan janin biasanya telah mengalami peningkatan berat sebesar 3 gram dengan panjang sekitar 2,3 cm. Tumbuh kembang janin di minggu ke 9 ini pun akan semakin meningkat dan berkembang seiring bertambahnya usia kehamilan.

Saat ini, semua organ pada tubuh janin sudah mulai tumbuh dan berkembang. Lengan dan tungkainya telah tampak dan terbentuk dengan jelas. Kelopak mata juga telah terbentuk menutupi matanya yang sedemikian mungil. Pembentukan kelopak mata ini sudah terbentuk dengan sempurna. Bagian ini akan menutupi sepenuhnya mata janin dan kondisi mata tertutup ini akan terus berlangsung cukup lama, yang mana janin dalam kandungan Ibu tidak akan membuka matanya hingga nanti menginjak usia 26 minggu kehamilan. Bukan hanya itu, kedua telinganya yang lucu dan mungil kini juga sudah mulai terlihat dan membentuk dengan perlahan. Pergelangan tangannya pun sudah mulai berkembang dan bisa ia lenturkan. Begitupun dengan pergelangan kakinya yang sudah mulai terbentuk. Bahkan saat ini jari-jari tangan dan jari kaki si buah hati sudah terlihat jelas.

Meski perkembangan janin belum terhitung sempurna, akan tetapi perubahan perkembangan janin ini tentu akan menjadi momen yang membahagiakan bagi Ibu dan keluarga yang telah menanti-nanti kehadiran si buah hati, karena rupa janin telah menyerupai seorang manusia kecil.

Namun, pada usia 9 minggu ini atau pada bulan kedua kehamilan, Ibu masih belum dapat melihat melihat jenis kelaminnya secara spesifik melalui USG, sebab pada usia ini alat kelamin pada janin masih dalam proses pembentukan.

Akan tetapi, sekitar hari ke-24 pada perkembangan janin, jantungnya sudah mulai berdetak, bahkan sekarang katupnya mulai terbentuk dan jantung telah terbagi menjadi empat ruang. Wajahnya pun sudah mulai terlihat jelas, dilengkapi dengan hidung, mata, mulut dan juga lidah.

Pada masa ini, placenta dalam rahim Ibu sudah mulai berkembang dan berubah ukurannya menjadi lebih besar. Hal ini terjadi karena proses produksi hormon yang terus meningkat. Adapun kinerja placenta dalam rahim adalah untuk menyalurkan nutrisi dan gizi yang penting untuk perkembangan janin dan menyaring produk-produk limbah yang masuk ke dalamnya.

Berat badan Ibu juga mulai bertambah pada saat hamil 9 minggu. Ini adalah pertanda kesehatan yang baik dan Ibu tidak perlu khawatir akan hal ini. Hasrat untuk berhubungan dengan suami pun akan berkurang, jadi Ibu harus dapat memberikan pengertian kepada pasangan agar tidak mengganggu hubungan.

Gejala kehamilan lain yang kerap terjadi pada usia 9 minggu kehamilan adalah kenyataan, bahwa Ibu mungkin mengalami beberapa ketidaknyamanan tubuh. Seperti misalnya, nyeri pada ulu hati dan perut, masalah pencernaan hingga wasir saat hamil, dan merasa kurang nyaman bila tidur dengan posisi telentang. Disarankan agar Ibu berbaring miring dan  menyelipkan sebuah bantal di antara paha untuk menambah kenyamanan dan menghilangkan rasa pegal.

Ibu nantinya juga mungkin mengalami sedikit bercak. Jika bercaknya berwarna gelap, maka jangan khawatir. Namun jika Ibu menemukan bercak darahnya berwarna merah terang, maka Ibu harus segera ke dokter kandungan untuk memeriksanya.

Pada dasarnya, penjabaran mengenai perkembangan janin hanya sebagai indikator umum. Setiap janin berkembang dengan cara yang berbeda, sehingga jangan terlalu khawatir jika si kecil tidak memenuhi target yang ditetapkan ketika telah memasuki usia 9 minggu kehamilan.

Be the first to comment on "Mengenali Ciri Perkembangan Janin Pada Usia 9 Minggu Kehamilan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*