Kenali Gejala Nyeri Payudara Saat Hamil

nyeri payudara saat hamilSumber: NewKidsCenter

Moment yang paling ditunggu pasangan setelah menikah adalah  kehamilan. Kehadiran buah hati sangat dinanti-nanti seluruh keluarga. Selain membawa kebahagiaan, kehamilan  juga akan menyebabkan perubahan besar pada tubuh seorang Ibu. Selain perut, payudara Ibu juga akan membesar seiring usia kehamilan. Apakah  Ibu mengalami nyeri payudara saat hamil? Tak risau, tak perlu terlalu khawatir. Penyebab nyeri payudara saat hamil bukanlah virus atau bakteri yang menyerang tubuh. Banyak dari perubahan fisik pada ibu hamil terjadi karena adanya perubahan dalam produksi hormon estrogen dan progesteron. Selain perubahan fisik, produksi hormon-hormon yang semakin meningkat juga akan mempengaruhi psikis Ibu hamil, sama seperti saat  sedang mendapat siklus haid. Bagi sebagian Ibu hamil mungkin sulit untuk mengontrol perubahan emosi tersebut. Pengaruh tingginya produksi kadar hormon ini terutama hormon progesteron akan membuat Ibu hamil lebih cenderung sensitif, ingin mendapat perhatian lebih, dan moody.

Hormon estrogen memiliki fungsi yang berbeda dengan progesteron. Fungsi dari hormon estrogen adalah merangsang pertumbuhan jaringan reproduksi dengan meningkatkan ukuran otot-otot rahim, merangsang pertumbuhan lapisan rahim serta pasokan darahnya, meningkatkan produksi lendir vagina, dan dengan menstimulasi perkembangan sistem saluran serta pasokan darah di payudara. Peningkatan kadar hormon esterogen selama masa kehamilan yang membuat payudara Ibu semakin membesar dan  terasa nyeri. Perubahan ini terjadi sebagai proses untuk mempersiapan ASI untuk buah hati tercinta. Nyeri payudara saat hamil biasanya akan mereda setelah minggu ke 12 masa kehamilan.

Sedangkan fungsi dari hormon progesteron adalah mengatur siklus haid pada seorang wanita. Pada saat memasuki kehamilan, fungsi dan produksi hormon progesteron akan meningkat di dalam tubuh seorang Ibu.  Hormon ini akan menghambat kontraksi otot polos, membuat rahim relaks, dan mencegahnya berkontraksi secara berlebihan saat hamil. Selain itu, hormon ini juga berfungsi untuk merangsang pembesaran kelenjar payudara serta mempertahankan kehamilan.Hormon progesteron ini juga mempunyai peranan untuk membangun lapisan pada dinding rahim sebagai penyangga plasenta di dalam rahim. Selain hormon esterogen dan progesteron, ibu hamil juga memproduks hormon HPL (Human Placental Lactogen). Fungsi dari hormon ini untuk memeriksa fungsi dari plasenta pada kehamilan dan memproduksi ASI. Jika kadar hormon ini rendah menunjukkan fungsi dari plasenta kurang baik.

Selain nyeripayudara saat hamil, Ibu biasanya juga mengalami  morning sickness, heartburn (nyeri pada ulu hati), nyeri pada pinggul, punggung dan tulang kemaluan. Jika rasa nyeri tersebut makin menjadi, segeralah periksa ke dokter. Selama kehamilan, Ibu tidak diperkenankan sembarangan mengonsumsi obat-obat. Hal ini dikarenakan apapun yang dikonsumsi Ibu selama kehamilan baik makanan maupun obat akan berpengaruh pada janin. Pastikan ibu hanya mengonsumsi obat yang aman bagi kehamilan sesuai petunjuk dokter.

Selain itu, agar tubuh selalu sehat selama masa kehamilan, Ibu perlu makan makanan bergizi dan olahraga secara teratur. Morning sickness terkadang membuat Ibu malas atau tidak berselera makan sehingga bisa menyebabkan janin kekurangan asupan nutrisi. Jika sudah demikian, Ibu bisa mencari cara atau makanan serta suplemen yang siap konsumsi agar kebutuhan nutrisi Ibu pada saat hamil tetap terpenuhi. Olahraga saat kehamilan selain akan membuat tubuh Ibu bugar juga akan melatih fleksibilitas tubuh jauh sebelum badan merespon hari persalinan. Makanan bergizi tinggi dan olahraga teratur dapat  meminimalisir dampak negatif perubahan fisik dan psikis Ibu karena hormon kehamilan.

Be the first to comment on "Kenali Gejala Nyeri Payudara Saat Hamil"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*