Fakta Dan Tips Mengatasi Anak Terlambat Bicara

Tips Anak Terlambat Bicara

Ketika bayi memasuki usia 10 bulan, dia sudah mampu memahami pembicaraan orang lain. Bahkan si kecil sudah bisa mengucapkan 4-6 kata. Namun permasalahan terjadi ketika dia tidak mampu melakukan keduanya padahal dia sudah menginjak usia tahun. Si kecil mungkin mengalami keterlambatan bicara. Adakah cara mengatasi anak terlambat bicara? Mari simak penjelasan mengenai anak terlambat bicara.

Fakta di Balik Alasan Anak Terlambat Bicara

  1. Bayi yang lahir dini atau prematur seringnya membutuhkan waktu lebih lama untuk belajar berbicara dan memahami setiap kata dari orang lain. Namun, biasanya mereka akan mengejar ketertinggalan itu di usia 2 tahun. Menurut dokter anak, dalam mengukur perkembangan bayi prematur, orang tua harusnya menghitung dari tanggal perkiraan anak seharusnya lahir, bukan tanggal lahirnya.
  2. Seorang anak laki-laki cenderung mengalami keterlambatan bicara dibandingkan dengan anak perempuan. Meskipun perbedaan ini berlangsung hanya sekitar satu hingga dua bulan saja. Di usianya yang menginjak 16 bulan, anak laki-laki hanya menggunakan rata-rata 30 kata, sedangkan anak perempuan menggunakan lebih dari 50 kata.
  3. Anak-anak pengidap infeksi kronis pada bagian telinganya sudah dapat dipastikan akan mengalami keterlambatan bicara, apalagi jika cairan di telinga terus menumpuk hingga berbulan-bulan pada satu waktu terutama selama tahun pertamanya.
  4. Anak-anak yang sedang fokus mengembangkan dan menyempurnakan keterampilannya. Misalkan di bagian keterampilan berjalan. Selama perkembangan si kecil lainnya masih normal, ayah dan ibu tidak perlu khawatir.

Keterlambatan Bicara Fungsional

Para orang tua tak perlu khawatir bila penyebab terlambat bicara pada anak termasuk dalam kategori fungsional yang biasanya disebabkan karena adanya keterlambatan kematangan proses saraf pusat yang dibutukan untuk kemampuan bicara, tanpa disebabkan oleh kelainan otak. Adanya keterlambatan gangguan kondisi oral motor atau gerakan mulut. Hal ini terjadi bukan karena kurangnya stimulasi atau anak terlalu sering menonton televisi, tetapi lebih karena gangguan ekspresi atau gangguan koordinasi gerakan mulut. Biasanya, anak yang mengalami keterlambatan bicara fungsional memiliki fungsi reseptif atau penerimaan dan kemampuan pemecahan masalah visual-motoriknya dalam keadaan normal.

Ia hanya mengalami semacam gangguan fungsi ekspresif yang bisa juga disebabkan anak malas bicara karena memiliki saudara yang banyak bicara ataupun tinggal di lingkungan yang menggunakan dua bahasa dalam kesehariannya.

Keterlambatan Bicara Non Fungsional

Keterlambatan bicara yang masuk dalam kategori non fungsional yakni keterlambatan bicara yang disertai dengan adanya kelainan neurologis bawaan, cacat wajah seperti mulut besar, rahang kecil, telinga yang hampir sepenuhnya hilang, kelainan fisik dengan perawakan pendek, mikrosefali atau ukuran kepala kecil, makrosefali atau ukuran kepala bayi terlalu besar, infeksi otak, gangguan mata, gangguan anatomis telinga, hingga cerebral palsy.

Mengatasi Anak Terlambat Bicara

Tak perlu penanganan secara khusus bila si buah hati mengalami keterlambatan bicara fungsional. Ayah dan ibu cukup meningkatkan kemampuan bicara ekspresifnya. Caranya cukup sederhana dengan cara membacakan dongeng, bercerita tentang kejadian sehari-hari, ataupun menyanyi bersamanya. Jangan lupa untuk memperkenalkan beberapa kata baru sambil sesekali mengejanya, seperti nama makanan atau buah ketika anak sedang makan.

Jangan sekalipun menghentikan pembicaraan anak, biarkan ia mencoba untuk mengucapkan kata yang ia kehendaki. Bahkan ketika anak berbicara panjang dan terus menerus seolah sedang ngomel. Tugas orang tua hanya memperjelas setiap bagian kata yang sedang dia berusaha ucapkan. Dengan cara ini, si kecil bisa dipastikan mengucapkan kata-kata dengan benar.

Sementara untuk mengatasi anak terlambat bicara non fungsional agak sedikit rumit ya, Bu, karena harus dilakukan stimulasi dan intervensi sejak dini secara khusus oleh tenaga ahli sesuai penyebabnya masing-masing. Semakin dini upaya yang Ibu lakukan untuk mengatasi anak terlambat bicara non fungsional ini, maka dapat dipastikan tingkat keberhasilan penanganannya.

Demikian informasi mengenal dan mengatasi anak terlambat bicara. Semoga informasi ini dapat membantu Ibu untuk lebih tanggap dan siap dalam menghadapi si kecil yang mengalami terlambat bicara.

Be the first to comment on "Fakta Dan Tips Mengatasi Anak Terlambat Bicara"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*