Bintik Merah Pada Bayi: Apakah Artinya?

bintik merah pada bayiSumber: Healthline

Saat bayi baru saja lahir kondisi dimana kulit mengalami bintik merah pada bayi atau ruam, atau masalah kulit lainnya sangatlah umum terjadi. Masalah kulit itu terjadi akibat dari kulit bayi yang masih sensitif terhadap lingkungan baru dan masih melakukan adaptasi. Kondisi ini akan menghilang dalam beberapa hari atau beberapa minggu. Kondisi ini sedikit berbeda dengan penyakit umum yang sering dialami balita.

Bintik merah pada bayi atau ruam ini terjadi selain sensitifitas kulit bayi, tetapi juga terjadi karena struktur kelenjar minyak yang ada pada kulit bayi masih belum berkembang dengan baik. Bintik merah ini juga terjadi akibat dari cuaca panas, lingkungan yang lembab, debu yang beterbangan dan lain sebagainya.

Bagi ibu yang bayinya terkena bintik merah tidak perlu cemas berlebihan, beberapa kondisi akan menghilang sendirinya. Namun ada baiknya Anda konsultasikan kembali pada dokter anak guna mendapatkan diagnosis yang tepat.

Berikut beberapa bintik merah yang bisa terjadi pada bayi Anda.

  1. Jerawat bayi

Pada bayi sering ditemukan terdapatnya bintik-bintik merah yang disertai dengan benjolan tengah runcing seperti pada jerawat orang dewasa. Kondisi ini biasanya ditemukan di pipi, hidung, dan dahi. Jerawat bayi ini mungkin muncul selama beberapa minggu pertama saat baru dilahirkan dan biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa bulan. Jerawat bayi ini tidak ada hubungannya dengan apakah anak Anda akan mengalami masalah jerawat saat remaja.

Anda dapat mengatasi kondisi ini dengan selalu membersihkan wajah si kecil dan mengeringkannya dengan handuk yang berbahan lembut. Jangan sampai Anda memencet jerawat si kecil! Karena hal itu dapat menimbulkan infeksi yang parah. Anda cukup merawatnya seperti yang dijelaskan di atas, kondisi ini akan menghilang dengan sendirinya setelah 3 bulan.

  1. Biang keringat

Bayi Anda mungkin dapat mengalami bintik merah yang dipicu oleh adanya biang keringat. Bintik merah ini biasanya ditemukan pada bagian punggung, leher, jidat atau bagian yang tertutupi oleh pakaian. Seringkali terasa gatal dan membuat bayi Anda tidak nyaman.

Hal ini terjadi akibat produksi keringat yang berlebihan sedang pengaturan sistem kelenjar minyak pada bayi belum berkembang dengan baik, terlebih di negara-negara tropis seperti di Indonesia. Cuaca yang panas berkontribusi sangat besar terhadap munculnya biang keringat ini.

Saat bayi Anda mengalami biang keringat usahakan tidak memakaikan pakaian yang berlapis-lapis, hindari memakaikan pakaian yang tidak dapat menyerap keringat, sebaiknya memilih bahan katun. Selain itu, bersihkan ataus seka keringat yang berada di tubuh buah hati Anda dengan lap basah atau tisu yang lembut. Pastikan pula ruang tempat bayi Anda memiliki sirkulasi udara yang baik, agar bayi tidak mudah merasa kegerahan.

  1. Ruam popok

Ruam popok merupakan bintik merah yang terjadi akibat pemakaian popok yang basah terlalu lama. Feses dan urin dapat membuat kulit iritasi. Ruam popok ini biasanya terjadi pada bayi yang tidur berjam-jam tanpa terjaga, sehingga Anda tidak bisa mengganti popoknya. Ruam popok ini bisa diatasi dengan rutin mengganti popok bayi dan mengoleskan krim atau salep untuk ruam popok sebelum memakai popok. Jika muncul bintik merah terang atau kulit kulit bengkak, melepuh, kering atau pecah-pecah segeralah periksakan ke dokter anak. Gejala ini menunjukkan infeksi bakteri atau jamur.

  1. Eksim bayi

Eksim yang biasa terjadi pada bayi ini sering disebut dengan eksim atopik atau autopic dermatitis. Eksim menyebabkan kulit bayi kering, gatal, bintik merah pada bayi, dan pecah-pecah. Eksim ini terjadi akibat kulit yang sensitif atau alergi. Eksim ini biasanya muncul di lipatan kulit seperti di belakang lutut, lipatan siku, lipatam leher, dan daerah di sekitar mata atau telinga.

Eksim ini biasa diatasi dengan menghindarkan bayi Anda dari suhu yang ekstrim atau lingkungan yang dapat berpengaruh pada kesehatan kulit bayi. Mandikan bayi dua sampai tiga kali dan keringkan dengan benar. Berikan salep atau krim yang dianjurkan oleh dokter. Apabila eksim ini tak juga hilang Anda bisa mengunjungi dokter kembali.

Be the first to comment on "Bintik Merah Pada Bayi: Apakah Artinya?"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*