Anak Susah Bergaul? Kenali Dan Ajari Mengatasinya

konsep tumbuh kembang anakSumber: PBS.org

Sebenarnya konsep tumbuh kembang anak  baik dari segi emosi dan sosial memang berbeda-beda. Ada yang begitu mudah bergaul ada juga yang pendiam dan selalu memilih sendiri serta malu untuk bergabung dengan teman-temannya. Ada yang begitu senang beraktifitas di luar rumah, ada yang begitu anteng untuk tetap berada di rumah.

Masa balita merupakan masa yang aktif bagi anak. Keaktifannya membutuhkan penunjang nutrisi dan kalsium demi perkembangan tulang dan tinggi anak. Biasanya mereka gemar beraktivitas dan mengeksplore segala sesuatu yang berada di lingkungannya. Selain  itu, dia juga suka bermain dan menjalin hubungan dengan anak-anak seusianya. Dia sudah mampu memilih teman yang menyenangkan dan juga menolak untuk berteman dengan anak yang tidak membuatnya nyaman.

Mengikuti konsep tumbuh kembang anak pada umunya, Ibu harus berani memberikan motivasi ketika anak mengalami kendala dalam bergaul atau lebih menyukai untuk menyendiri. Jangan biarkan masa kanak-kanaknya yang riang, menyenangi kebersamaan, bermain dengan teman-teman seusianya, hilang dan berlalu begitu saja.

Biasanya, apa sih yang melatar belakangi anak susah bergaul?

Malu

Konsep tumbuh kembang anak sejatinya adalah membangun karakter anak yang kuat, cerdas, mandiri, punya jiwa sosial dan gampang beradaptasi. Namun bagaimana jika seorang anak memiliki rasa malu dan minder? Ketika dia bergabung dengan anak sebayanya, dia malah merasa terasing dengan keadaan di sekitarnya. Walaupun dia sangat ingin untuk ikut bermain, namun dia lebih cenderung untuk menarik diri. Perasaan malu juga terkadang timbul dari sikap takut untuk ditolak oleh teman-temannya. Dia lebih sering berfikir dan meragu ketika ingin ikut bergembira bersama.

Jika anak Ibu mengalami sifat seperti ini. Ibu tentu saja harus memotivasi dia. Jika anak tidak ingin bergerak sendiri atau bermain sendiri, tidak apa-apa jika Ibu mengawasinya. Dorong dia untuk langsung saja berbaur dan bermain. Bisa juga Ibu mengenalkannya dengan seorang anak dan meminta dia untuk mengajak anak Ibu bergaul bersama. Dalam keadaan berdua, ajak dia mengobrol tentang kesulitannya ketika bersama orang lain. Cari tahu apa yang ada di pikiran anak Ibu mengapa dia terlihat malu-malu ketika bersama-sama temannya. Jangan menambah kecemasannya, tapi berusahalah untuk memahami apa yang menjadi kendalanya

Susah Berbicara

Terkadang, permainan seorang anak memang tidak membutuhkan sebuah pembicaraan yang panjang lebar. Mereka bisa saja bermain bersama-sama tanpa harus mengeluarkan kata-kata. Saling mengejar dan bergerak tanpa saling mengenal satu sama lain. Namun terkadang seoraang anak yang susah berbicara atau belum lancar berbicara sudah memiliki rasa minder terlebih dahulu. Belum lagi, mungkin saja, lingkungan dan orang sekitarnya pernah memperolok kekurangannya ini. Bagi anak 5 tahun ke bawah, hal ini mungkin tidak akan terlalu diperdulikannya. Tapi jika anak yang sudah begitu mengenal emosi dan perasaan malu, hal ini akan membuatnya merasa dikucilkan. Belum bergerak saja untuk menyapa seseorang, dia sudah lebih memilih untuk menyudutkan diri.

Ibu sebaiknya selalu melatih komunikasi dengannya. Ibu dan Ayah adalah sosok pelindungnya, yang dirasanya bisa menerima semua kekurangan dirinya. Kembangkan potensi dirinya dan rasa kepercayaan diri. Ajari anak untuk mengatasi kendala kekurangannya sambal terus melatih bahasanya.

Tidak Nyaman Dengan Lingkungan

Anak Ibu merasa tidak nyaman dengan kondisi dan lingkungannya saat bersosialisasi? Jangan langsung menarik dirinya dari lingkungan tersebut. Jika menerut pengamatan Ibu lingkungan tersebut sebenarnya baik, Ibu hanya harus berbicara dengan anak. Memberinya pengertian bahwa tidak semua dalam suatu lingkungan akan bertemu dengan orang yang menyenangkan saja, tapi ada kalanya bertemu orang-orang yang menjegkelkan. Ajarkan anak untuk tetap bertahan dan bergembira dalam situasi tersebut. Ini akan membantu perkembangan mentalnya dalam menghadapi tantangan. Meningkatkan kemandiriannya.

Tidak selalu konsep tumbuh kembang anak yang ideal bisa diterapkan pada semua anak. Konsep dalam sosialisasi anak pun bisa juga berbeda. Namun Ibu dan Ayah yang memiliki kendala dengan anak yang tidak mudah bergaul, bisa mengetahu alasannya dan membimbingnya untuk mengatasi setiap situasi yang terjadi.

Be the first to comment on "Anak Susah Bergaul? Kenali Dan Ajari Mengatasinya"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*